Syair untuk bunda

[simage=97,200,n,center,]

Suaranya lirih sedikit gemetar, pagi belum sempurna masih bersama fajar pembuka…

Suaranya lirih sedikit gemetar, mushaf lapuk itu terus saja dipegangnya…

Suaranya lirih sedikit gemetar, sebelum fajar itu Qiyamullail adalah pelengkap malamnya…

Suaranya lirih sedikit gemetar, terkadang ia terhenti sejenak, namun fajar belum pula datang…

Suaranya lirih sedikit gemetar, pelan, lembut dalam tilawahnya…

Suaranya lirih sedikit gemetar, Muadzin hampir bersiap didepan mikrofon meunasah(mushola) kampung itu…

Suaranya lirih sedikit gemetar, azan subuh menjadi penanda harinya dimulai…

Suaranya lirih sedikit gemetar, matahari mulai menyapa, ayam berkokok memanggil umat…

Suaranya lirih sedikit gemetar, ia singkap mukena menuju dapur, ruang depan sembari menyiapkan sarapan untuk ayah…

 

Bunda, hari ini anakmu pulang sebelum pukul 1 malam…

Bunda, anakmu sehat disini…

[K]

30. March 2011 by Mr.K
Categories: Kontemplasi | Tags: , , | Leave a comment

Leave a Reply

Required fields are marked *