[SQ] Iman itu Hadiah

Fir’aun lebih memiliki kuasa di kalangan bani Israil, namun kuasanya tak kuasa melawan kehendak Rabb…

Qarun lebih memiliki harta bahkan bergelimang, namun itu malah menutup mata hatinya untuk melihat Dzat yang maha besar, pemberi kekayaan itu…

Heraklius seakan ingin melawan kenyataan bahwa di semenanjung Arabia telah lahir khatamun Nabi, yang mampu merubah semenanjung itu sedari “suka bertikai antar sesama” menjadi kaum pemberani, memiliki izzah yang kuat…

Kaum Samud, ‘Ad dan Luth seakan menutup hati, kecuali sedikit yang beriman. Padahal diantara mereka telah diutus seorang Rasul yang memberikan penjelasan tanpa mengambil upah barang sepeser pun kecuali Upah dari Rabb semesta alam,

يَا قَوْمِ لَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ أَجْرًا ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَى الَّذِي فَطَرَنِي ۚ أَفَلَا تَعْقِلُونَ [١١:٥١
Hai kaumku, aku tidak meminta upah kepadamu bagi seruanku ini. Upahku tidak lain hanyalah dari Allah yang telah menciptakanku. Maka tidakkah kamu memikirkan(nya)?” [Hud:51]

Iman adalah hadiah terbesar, sayangnya hari, jam atau menit telah menyibukkan jiwa ini hingga lalai dan jarang berterima kasih.

Wallahua’lam

[K-SQ]

09. December 2012 by Mr.K
Categories: Brain Stretching | Tags: | Leave a comment

Leave a Reply

Required fields are marked *