[SQ] Hari-hari dan Konspirasi

Hari-hari ini kita lihat banyak sekali konspirasi, sekarang kita hanya perlu mengendalikan amarah, kecurigaan dan meluruskan niat. Konspirasi itu bukan hanya milik yang mendesain konspirasi rentan dan rapuh, Allah juga punya cara untuk mematahkan konspirasi, sekarang hanya tinggal kita larut atau termakan akan sebuah konspirasi murahan atau mengabaikannya?. Hampir-hampir pasukan Muslim termakan konspirasi akan kuantitas musyrik Makkah di Badr yang membawa para gundiknya, untanya, budaknya serta para ksatrianya. Hampir-hampir Uhud menjadi ghazwah terakhir kaum Muhammad saw. kalau-kalau Allah tidak menurunkan ketenangan pada Rasul-Nya serta sahabat-sahabatnya yang mulia. Hampir-hampir Ahzab menjadi sesi terakhir sebuah kemenangan gemilang, kala kabilah yang mungkar serta memendam api kesumat mampu merangkul kabilah Yahudi serta kabilah yang juga belum beriman. Hampir, hampir saja…

Lalu apakah setelahnya Allah akan membiarkan yang Haq itu terpelanting jauh dan tiada penolong. Jadi untuk apa ada seribu Malaikat yang turun berurutan di perang Badar Qubra wahai saudaraku. Jadi untuk apa ada sekumpulan massa di Tahrir Square lalu membludak menjadi aksi massa yang merobohkan antek ternama Yahudi di samping tembok Rafah, bukankah itu pertolongan Rabb yang disematkan dalam hati kaum muslimin yang sudah tak mampu lagi bertahan dengan eksistensi kezaliman?. Jadi untuk apa ada sayap militer yang mampu digerakkan dengan tangkas di Jalur Gaza hingga Israel terbelalak dengan rudal yang mencapai ibukota mereka. Untuk mereka yang mendalami ilmu pasti, mereka faham sebenar-benarnya faham, bahwa tidak akan ada sebuah metode yang mampu menyelesaikan masalah dengan probabilitas 100% kesuksesan, itu mustahil!, semustahil itulah Iron dome yang dipuja-puja itu gagal menahan rudal artifisial, terbatas, minimalis ala Brigade Izzudin Al-Qassam. Bukankah itu pertolongan indah dari Rabb, duhai saudaraku?

Kini, apakah kita perlu larut dengan konspirasi remeh-temeh?, bukankah kita hanya diperintahkan untuk bekerja, lalu Allah, Rasul dan orang-orang mukmin akan melihat kita?. Bukankah ada kegelisahan yang membuat hati Nabi Luth a.s begitu sempitnya kala Malaikat mendatanginya ketika Subuh hampir dekat?

Hud:77-78

Dan tatkala datang utusan-utusan Kami (para malaikat) itu kepada Luth, dia merasa susah dan merasa sempit dadanya karena kedatangan mereka, dan dia berkata: “Ini adalah hari yang amat sulit”.

Dan datanglah kepadanya kaumnya dengan bergegas-gegas. Dan sejak dahulu mereka selalu melakukan perbuatan-perbuatan yang keji. Luth berkata: “Hai kaumku, inilah puteri-puteriku, mereka lebih suci bagimu, maka bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu mencemarkan (nama)ku terhadap tamuku ini. Tidak adakah di antaramu seorang yang berakal?”

Hud:81

Para utusan (malaikat) berkata: “Hai Luth, sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu, sekali-kali mereka tidak akan dapat mengganggu kamu, sebab itu pergilah dengan membawa keluarga dan pengikut-pengikut kamu di akhir malam dan janganlah ada seorangpun di antara kamu yang tertinggal, kecuali isterimu. Sesungguhnya dia akan ditimpa azab yang menimpa mereka karena sesungguhnya saat jatuhnya azab kepada mereka ialah di waktu subuh; bukankah subuh itu sudah dekat?”.

Bukankah pertolongan Rabb itu begitu dekat. Kini konspirasi itu datang dari segala arah, datang dari kaum Liberalis layaknya Mesir yang baru menuai hasil indah nan gemilang. Kadang konspirasi itu datang dari kaum kita sendiri, kini hanya perlu pembersihan niat dan terus berdo’a. Bukankah kemenangan itu sering sekali ditentukan oleh sesuatu yang tak pernah terbayangkan sebelumnya?

Pernahkah terbayang Fathu Makkah itu diraup dengan mudahnya?, kala Quraisy sudah tak ada lagi hasrat untuk mempertahankan Latta, ‘Uzza, Manat dan Hubal mereka itu.

Wallahua’lam

[K-SQ]

06. December 2012 by Mr.K
Categories: Brain Stretching | Tags: | Leave a comment

Leave a Reply

Required fields are marked *