TRP-Remeh Temeh

Nanti akan ada satu masa kita melihat satu hal sebagai urusan remeh temeh (ringan), namun tidak pada kenyataannya…

Kadang kita dihadapkan pada masa yang membuat kita meremehkan orang, karena usia atau status dunianya…

Kadang kita dihadapkan pada masa kala mereka yang masih seumur jagung, jangankan diperhatikan idenya, namun mereka tiada pernah masuk ke dekapan hati kala berdiskusi…

Kadang, kita sering meremehkan kan?

Sahabat masih ingat kala seorang muda bernama Ali dengan taat menggantikan Rasulnya di tempat tidur, kala syuro konspirasi darun nadwah menghasilkan satu tekad, pembunuhan Nabi?

Atau selepasnya, apakah sahabat masih ingat, siapa penghuni temporal gua tsur kala Rasul dan sahabat terdekatnya berhijrah ke Madinah?, ia tak lain adalah Abdullah bin abu bakar, muda usianya, ia bukan hanya membawa bekal bagi ayah dan Rasul ALLAH namun sebagai informan cerdas dan selalu pulang pagi ke Makkah seolah ia tak kemana-mana malam harinya. Cerdas, muda dan taat.

Atau sahabat masih ingat kisah tentang Asma’ binti Abu bakar yang abadi julukannya sebagai wanita yang memiliki 2 ikat pinggang?, lagi perannya dalam hijrah begitu besar. Dan kalau kita tilik lagi, Aisyah, yang masih muda kala itu turut membantu hijrah Nabi sekaligus nanti ia menjadi mayshur dengan posisi tak tergantikan berlabel ummul mukminin kan?

Atau sahabat masih ingat kisah yang lebih awal perihal Daud, seorang pemuda yang menumbangkan Jalut?

Atau bagaimana dengan Usamah bin Zaid yang mendampingi Rasul masuk ke baitullah persis pasca pembukaan makkah yang menjadi kisah abadi bernama Fathu makkah?, untuk apa masuk ke dalam ka’bah?, Usamah dan bilal mendampingi Nabinya tuk menghancurkan satu per satu berhala-berhala yang berserakan kala itu.

Atau bagaimana dengan seorang muda bernama Bunyamin kala ia bertemu lagi dengan saudaranya bernama Yusuf a.s di Mesir dan menjadi momen indah berkumpulnya kembali keluarga Yusuf?

Nanti akan ada satu masa kita perlu belajar dari mereka yang mapan di usia produktifnya, kala kau sahabat menemukan mereka di antara sekian interaksi sosial, pahami mereka, hormati mereka, karena boleh jadi kebijakan itu bukan masalah usia, bijak hadir karena proses interaksi yang rutin pada Rabb, membuat mereka lebih tua dari usianya..persis panggilan Umar r.a kepada Abdullah bin Abbas,

Pemuda yang sudah tua…

Wallahua’lam

[K-TRP(Tulisan Rutin Pagi)]

12. April 2012 by Mr.K
Categories: Kontemplasi | Tags: | Leave a comment

Leave a Reply

Required fields are marked *