2003

2003, kala itu jiwa masih berkorespondensi…

2003, kala itu ia semacam sebuah kotak tertutup yang belum jua terbuka…

2003, kala itu semacam awal langkah yang berkesan…

2003, kusampaikan terima kasih baginya untuk sebuah keterkesanan ibukota dengan kacamata yang tak pernah kuketahui sebelumnya…

2003, sebuah titik yang baru saja diletakkan pada kertas putih, belum tau kemana arahnya, horizontal, vertikal atau diagonalkah?

2003, kala itu semua bermula, hari ini dan semoga hingga ajal, terserah jika nanti semua terwujud atau mungkin roda itu masih saja menuntut sabar…

2003, kala itu di konser amal itu semua bermula…

 

11. December 2011 by Mr.K
Categories: Kontemplasi | Tags: | 3 comments

Comments (3)

  1. konser amal, izis?

    hm..sekitar thn tsb itu jg pas ada konser serumpun bkn sih ya? yg jamannya syukur 21? Raihan & Rabbani turut dlm konser itu.

  2. 😀 , itu saya kurang tau mungkin di belahan ibukota yang lain..hehe.

    Masa-masa jaya sepertinya di tahun 2003 itu izzis dan grup lainnya dakwah lewat nasyid dan membuka mata bahwa kita punya saudara, di bumi lahirnya para anbiya.

Leave a Reply

Required fields are marked *