TRP-Seni Identifikasi

Nanti kalau sahabat ditakdirkan memimpin, pahamilah masyarakat dan entitas yang berada dibawah sahabat, karena seorang pemimpin itu tidak dituntut agar dipahami oleh rakyat atau entitas dibawahnya, namun dia harus memiliki kemampuan mengenal sikap, appearance dan tabiat rakyatnya. Sehingga pada akhirnya, percaya atau tidak, seorang pemimpin harus mampu men-treat dirinya di multi-kondisi. Adakalanya seorang insan hanya perlu didengar, ya cukup didengar, karena pada akhir pembicaraan dia sendiri yang akan menyelesaikan masalahnya, kadang ada insan yang membutuhkan stimulus berkala dalam beraktivitas dan melakukan sesuatu, kadang ada insan yang tiada mau mengeluh walaupun ia memang pantas berbagi saat itu, kadang adapula entitas yang menganggap dirinya selalu lebih tau. Lagi, percaya atau tidak, pemimpin harus mampu berada, menyesuaikan dan berinteraksi dengan segenap variasi itu, dengan seksama, hati-hati dan tidak menyakiti.

Begitulah pada akhirnya, kala Rasul membiarkan si badui yang kencing di mushola, yang membuat para sahabat geram bukan kepalang, namun kemampuan appearance identification yang luar biasa, membuat ketenangan di atas ketenangan, kala beliau berujar,

KARENA IA TIDAK TAU

Di kesempatan lain, kita mendapati kisah kala Aisyah membanting pemberian makanan dari istri nabi lainnya, apakah Rasul marah besar di depan sahabat kala itu, kala istrinya membuat malu?, laa’, sekali lagi tidak. Apa kata Rasul, dengan keanggunan sikap,

Ibu kalian (ummul mukminin) sedang cemburu….

Namun sahabat, lagi tentang identifikasi, perlulah kita memiliki sikap tegas bagi mereka yang merendahkan sesama dan tingkah polah yang merusak, ancaman dan potensi ketidakrukunan, masih ingat kala Rasul mengatakan,

Kalau kalian mendapati anakku, Fatimah, mencuri, akan aku potong tangannya…

Lagi identifikasi rasa, harus proporsi, tegas di tempat yang perlu tegas, jenaka di tempat yang memang perlu kejenakaan, mengayomi di tempat yang memang membutuhkan bimbingan serta derivasi-derivasi circumstances lainnya.

Jadi duhai sahabatku yang baik hati dan tidak sombong (mulai deh penulis error ^^), nanti jika amanah berada di pundak, pandailah bersikap, entitas di bawah anda memiliki hak untuk dimengerti, bukannya anda yang selalu ingin dimengerti…

Sekedar goresan pemulai TRP lagi…

Wallahua’lam

[K-TRP(Tulisan Rutin Pagi)]

07. May 2012 by Mr.K
Categories: Brain Stretching | Tags: | Leave a comment

Leave a Reply

Required fields are marked *