Naik itu Susah, Turun Mudah

Kata orang naik itu susah, butuh tenaga namun turun itu mudah bahkan bisa meluncur tanpa hambatan. Banyak orang susah untuk membangun karir, pontang-panting, kuras keringat…hmmm apalagi ya istilah yang merepresentasikan kesusahan itu? ^^. Namun turun itu mudah, karena banyak orang yang telah di atas, lupa bahwa godaan di atas sana lebih tajam dan mencekik. Juga mereka kadang lupa bahwa pekerjaan di atas sana sejatinya mungkin sama, tapi dampaknya saja yang menjadi lebih besar (itu kata Pak Mario ^^), sehingga mereka lupa akan besarnya pengaruh mereka ketika melakukan kesalahan fatal yang tak berdasar. Begitulah beratnya kala di atas dan betapa mudahnya turun/jatuh.

Hmm bagaimana cara kita tau bahwa kita sedang di atas, merasakan susahnya serta merasakan mudahnya turun tanpa lelah yang perlu diderita?

Aha…makanya punya lab di lantai 8, parkir sepeda di lantai 1 dan tidak punya ID untuk naik lift (walau kadang-kadang menyusup dengan muka datar, alias numpang naik lift dengan sensor itu ^^). Dengan itu paling tidak kita tau lelahnya naik tangga hingga lantai 8 dan mudahnya turun tangga ke lantai 1 bahkan bisa berlari 😀

[K-Tulisan Ringan^^]

09. January 2013 by Mr.K
Categories: Brain Stretching | Tags: | Leave a comment

Leave a Reply

Required fields are marked *