Jalan dan Petunjuk (Kompilasi Bulan May 2013)

Tak terasa sudah bulan May di tahun 2013. Tahun dimana dimulai dari bumi Formosa dan hingga kini pun masih di sini tuk memastikan beberapa poin yang masih belum jelas di depannya. Namun kini kami melihat beberapa hal yang bisa dilakukan dan diwujudkan, mungkin jalan di depan tidaklah terlalu mulus tapi ibarat jalan yang bergelombang jika pemandangan sekitar dan keteduhan masih membersamai, semoga kami tetap terus bergerak, menembus cita-cita. Begitulah makna hidup sejatinya, jika ia tak ada turbulensi mungkin kita tidak tau cara bersyukur pun jika hidup ini terus terjal pun kita mungkin tidak tau kenikmatan sabar itu. Oleh karenanya, sungguh kasihan mereka yang tak memiliki keyakinan, karena keyakinan akan adanya Tuhan dan membersamai aturannya sepanjang hidup memampukan kita untuk menikmati jalan-jalannya. Bukankah Rabb beberapa kali mengilustrasikan di Al-Quran tentang mereka yang tersesat di lautan dan berjanji akan bersyukur pada-Nya jika diselamatkan?, namun nyatanya mereka kembali ke agama-agama nenek moyang yang (lagi) ditekankan dalam Al-Quran bahwa ajaran itu salah adanya.

Kita, ya kita duhai sahabat mendapatkan masa ketika din Allah ini sudah eksis dan menyebar ke seantero dunia, ia menjadi sample cinta dan keteladanan yang indah. Kini tak ada lagi alasan tak kembali pada pelukan iman, karena dengan imanlah kita tahu makna kenikmatan jalan mulus dan terjal kehidupannya. Bukankah ada isak tangis Umar ketika mengingat kebobrokan akhlaknya di masa jahiliyah?, bukankah ada satu waktu kala Sa’ad bin Abi Waqqash mengingat kenangan badar sebelum wafatnya?, bukankah ada Abu Bakar yang berperawakan kurus namun senantiasa gemetaran ketika menjadi imam, karena menahan tangis. Itu adalah tangis syukur, tangis cinta yang tiada batas.

Bagaimana dengan sabar?, aha ini menarik coba sahabat renungi ini pesan Lukman yang abadi dalam surah Luqman ayat 17:

Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).

Beginilah jalan-jalan kita. Masih menunggu beberapa poin terkait cita-cita kami ke depan dalam jihad ilmu. Lalu semoga Allah memudahkan kami untuk rehat sejenak di kampung halaman, dalam waktu yang tidak lama lagi.

Wallahua’lam.

23. May 2013 by Mr.K
Categories: Brain Stretching | Tags: | Leave a comment

Leave a Reply

Required fields are marked *