I urge myself to be Concurrent Threads

Dulu ketika masa muda dulu, sering melihat Thread-thread java yang harus di maintain sedemikian rupa, sehingga beberapa background process sebuah enterprise application bisa di-accelerate sedemikan rupa. Namun thread-thread yang berjalan harus pula di-maintain dengan baik agar ketika satu thread failed tidak berimbas pada keseluruhan aplikasi. Jadi muncullah workmanager, thread pool dan anak-anaknya. Dan ketika terakhir menikmati masa-masa muda itu saya juga sempat otak-atik (baca utak atik 😀 ) di file configuration Oracle BEA WebLogic-nya yang support beberapa model serta Spring framework yang juga mem-provide hal yang sama.

Namun…sekarang Thread-thread Java itu mulai terasingkan seiring step ahead jadi anak kuliahan lagi dan sekarang bukan software yang harus di customize menjadi concurrent, namun otakku harus bisa bekerja secara concurrent, namun bedanya di otakku tak ada file configuration yang bisa di modify lalu re-compile sehingga  thread bisa senantiasa concurrent, TAPI di diri ini file configurationnya adalah iltizam atau komitmen. Ya itu saja, “saja”???, susah kaleeeee……

BrainThread k = new BrainThread;

k.start();

k.setConcurrent(true); // 😀

[K] // tulisan yang sedikit membingungkan bagi masyarakat namun itu yang diharapkan dari tulisan ini..hehe.

07. April 2011 by Mr.K
Categories: Brain Stretching, commons story, Kontemplasi, Lelucon statis | Tags: , , , | Leave a comment

Leave a Reply

Required fields are marked *